Jumat, 17 April 2009

Cinta Bukan Jaelangkung Yang Bisa Datang dan Pergi

Di zaman sekarang ini banyak terjadi kemerosotan nilai-nilai Agama, Sosial budaya dan tidak kalah penting tentang Cinta. Di bawah saya akan membahas mengenai kemerosotan nilai-nilai cinta.
Remaja sekarang sangat bodoh terhadap mengartikan makna dan hakikat cinta. Semua itu terlihat dari cara mereka berpacaran. Mereka menganggap pacaran sebagai ajang bermaksiat (misalnya pandang-pandangan, pegang-pegangan, peluk-pelukan dan ada lagi deeeeeeeh.......). Itu adalah salah besar karena berpacaran sebenarnya adalah sarana untuk lebih mengenal dan memahami siii dia.
Selain menyalah artikan makna dan hakikat berpacaran, mereka juga menyalah artikan makna cinta. Mereka menganggap cinta bisa datang dan pergi (seperti jaelangkung doooong....! ), bahkan ada yang menerapkan prinsip cinta di pandangan pertama. aaaaah........!saya rasa itu juga salah besar karena untuk menimbulkan rasa cinta butuh proses yang berkelanjutan, jadi mereka hanya menilai sekilas tentang seseorang yang disukainya.


Cinta Bukan Jaelangkung

Orang bilang Cinta Itu bisa datang dan pergi (emang jaelangkung).

Minggu, 04 Januari 2009

Hutan adalah kekasih yang baik

Hutan adalah karunia dari Tuhan yang sangat berharga. Dengan hutan , cemaran udara bisa terkurangi , Dengan hutan kita bisa terhindar dari ancaman bencana (seperti banjir,tanah longsor,ddl.)Dengan Hutan pula, binatang mendapat tempat untuk berlindung.Tapi melihat kenyataan sekarang ini ,banyak manusia seraka yang menebangi pohan secara liar.Akibatnya orang lain yang tidak bersalah ikut terkena imbasnya.








Rabu, 31 Desember 2008

makna cinta

Pada zaman sekarang ini banyak remaja yang menyalahartikan makna dari cinta.

Cinta bagi mereka hanya timbul hanya karna nafu dan gairah semata. Jadi,jika seorang remaja melihat lawan jenis yang cantik/tampan,kemudian dia merasa tertarik, lalu dia menganggap itu adalah rasa cinta. Itu salah besar......!